Minggu, 27 Maret 2011

Microsoft Word 2007,Microsoft Excel 2007,Microsoft Powerpoint 2007

Microsoft Word
Microsoft Word
Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program
ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel,
dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk
bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, maupun
yang lainnya.
Secara default tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas Title Bar,Secara default tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas Title Bar,
Office Button, Quick Access Toolbar, Menu Bar, Ribbon, Ruler, Status Bar, dan
View Toolbar. Tampilan area kerja dapat dilihat pada Gambar 1.
Title Bar berisi nama file yang sedang dikerjakan, serta tombol menampilkan,
atau menyembunyikan jendela program, dan menutup program, yaitu tombol
Minimize, Maximize/Restore, dan Close.
Office Button berisi perintah-perintah yang berkaitan dengan dokumen seperti
membuat dokumen baru (New), membuka dokumen (Open), menyimpan
dokumen (Save), mencetak dokumen (Print), dan sebagainya (Gambar 2).
Title Bar
Menu Bar
Ribbon
Office Button
Status Bar
Quick Access Toolbar
View Toolbar
Ruler
Gambar 1.Quick Access Toolbar berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternatif
penggunaan perintah yang sering digunakan. Sebagai contoh, tool Open
merupakan shortcut dari Office Button>Open, atau tool Save merupakan
shortcut dari Office Button>Save.
Menu Bar berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah
sesuai kategorinya. Sebagai contoh, pada menu Home terdapat submenu
Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing yang didalamnya berisi
perintah-perintah sesuai kategorinya.
Ribbon berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Menu Bar.
Ruler merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, yaitu di
atas dokumen, dan secara vertikal, yaitu di sebelah kiri dokumen. Ruler berfungsi
untuk mempermudah melakukan pengaturan letak halaman.
Status Bar adalah baris horizontal yang menampilkan informasi jendela dokumen
yang sedang ditampilkan, antara lain (Gambar 3):
• Page:Words: Menampilkan jumlah halaman, kata, huruf (tanpa spasi), huruf
(dengan spasi), paragraf, dan barisView Toolbar berisi pengaturan jenis tampilan dokumen, antara lain:
• Print Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang akan diterima pada
saat dicetak (default).
• Full Screen Reading: memberikan tampilan halaman penuh.
• Web Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang ditampilkan di
dalam jendela browser.
• Outline: memberikan tampilan sesuai heading di dalam dokumen dan
tingkatan di dalam struktur dokumen.
• Draft: memberikan tampilan yang berkelanjutan (menggabungkan seluruh
halaman seperti dalam satu gulungan). Tiap halaman dipisahkan oleh garis
titik-titik.
II. Membuat, menyimpan, menutup, dan membuka dokumen
Untuk membuat dokumen baru, dapat dilakukan dengan cara berikut:1. Klik Office Button>New sehingga muncul jendela baru yang menampilkan
bagian New Document.
2. Setelah itu pilihlah Blank Document untuk membuat dokumen. (Dapat juga
memilih salah satu dokumen template untuk membuat dokumen baru
berdasarkan template yang telah disediakan.)
Di dalam Quick Access Toolbar juga terdapat tombol New (Gambar 4) yang
berfungsi untuk membuat dokumen baru tanpa melalui jendela baru.Sebelum memulai dokumen, sebaiknya atur properti terlebih dahulu. Pengaturan
properti mempengaruhi hasil cetakan. Pengaturan properti dapat dilakukan
dengan mengklik menu Page Layout. Kemudian pada ribbon Page Setup, klik
ikon kecil pada pojok kanan bawah (Gambar 5.1.) sehingga muncul kotak dialog
Page Setup (Gambar 5.2). Kotak dialog ini terdiri dari tiga bagian, yaitu
Margins, Paper, dan Layout.
Klik disini• Margins: untuk menentukan batas atas (Top), kiri (Left), kanan (Right),
dan bawah (Bottom) dokumen, dan ada juga orientasi kertas. Gambar 6
menunjukan margin halaman.
• Paper Size: untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan
dengan memilih opsinya pada menu drop-down. Jika menginginkan
ukuran kertas sendiri, dapat diisi nilainya secara langsung pada kotak
Width dan Height.
Untuk menyimpan dokumen baru, secara default nama dokumen yang dibuat akan
berurutan, yaitu Document 1, Document 2, Document 3, dan seterusnya. Cara
untuk menyimpan dokumen adalah sebagai berikut:
1. Klik Office Button>Save atau Office Button>Save As sehingga muncul
kotak dialog Save As
2. Di dalam kotak dialog tersebut, lakukan pengaturan sebagai berikut:
• Save in: tentukan lokasi folder tempat dokumen akan disimpan.
• File name: ketikkan nama untuk identifikasi dokumen.
• Save as type: type dokumen, gunakan default yang diberikan, yaitu
Word Document.
• Klik tab Save untuk menyimpan dokumen tersebut.
Untuk menyimpan dokumen lama yang telah diedit, klik Office Button>Save.
Apabila dokumen tersebut hendak disimpan dengan nama yang berbeda, klik
Office Button>Save As sehingga caranya sama seperti menyimpan dokumen
baru. Apabila dalam menyimpan dokumen, nama yang digunakan sama dengan
nama yang sudah ada di dalam folder, maka kotak konfirmasi seperti pada
Gambar 9 akan muncul.
• Replace exiting file: menimpa file yang sudah ada dengan dokuman baru.
• Save change with a different name: menyimpan dokumen baru denga nama
lain.
• Merge into exiting file: menggabungkan perubahan yang dilakukan kedalam
file yang sudah ada.
Setelah selesai mengedit dokumen dan memastikan sudah menyimpannya, ada
beberapa cara untuk menutup dokumen, yaitu:
• Klik Office Button>Close.
• Klik tombol Close Window yang terdapat dalam Title Bar.
Dokumen yang telah disimpan dapat dibuka dengan salah satu cara berikut:
• Klik Office Button>Open.
• Klik tombol Open yang terdapat di dalam Quick Access Toolbar.
Sehingga muncul kotak dialog Open (Gambar 10), kemudian pilih file
dokumen yang hendak dibuka.
III. Menuliskan dan memformat teks dan paragraf
Pengetikan teks dimulai dari titik sisip (titik iterasi). Titik sisip dapat dilihat dari
garis hitam yang berkedip di dalam halaman dokumen. Dalam mengetikkan teks,
penekanan tombol Enter pada keyboard akan membuat paragraf baru. Untuk
membuat hasil yang maksimal, maka diperlukan pemformatan karakter, seperti
menentukan jenis huruf, tipe huruf, ukuran huruf, dan lainnya. Pemformatan
karakter dapat diterapkan sebelum ataupun sesudah pengetikan. Klik menu
Home, kemudian pada ribbon Font klik ikon di pojok kanan bawah (Gambar
11.1) untuk melakukan pemformatan sehingga muncul kotak dialog• Font: untuk menentukan jenis huruf yang digunakan.
• Font Style: menentukan tipe huruf, yaitu Regular (biasa), Italic (miring),
• Bold (tebal), dan Bold Italic (tebal dan miring).
• Size: menentukan ukuran huruf.
• Font Color: menentukan warna huruf.
• Effects: untuk membuat efek-efek yang akan diterapkan pada teks.
• Preview: menampilkan contoh hasil pengaturan format teks.Vi. Mengedit Text
Mengedit text meliputi menghapus, memilih, menggandakan, dan lain sebagainya.
• Memilih karakter, kata, baris, dan paragraf
Karakter yang terpilih akan ditandai dengan kotak hitam yang menutupinya
dan warna karakter akan berubah terang. Untuk memilih karakter yang
berurutan, posisikan pointer di belakang karakter pertama, tekan mouse,
kemudian seret ke arah karakter-karakter yang dipilih. Untuk kata-kata yang
tidak berurutan, tekan tombol Control pada keyboard sebelum berpindah ke
kata yang berikutnya. Untuk memilih satu baris, posisikan pointer di sebelah
kiri baris sehingga pointer berubah menjadi tanda anak panah, kemudian klik
hingga baris tersebut terplih. Untuk memilih satu paragraf, posisikan pointer
di atas sembarang teks di dalam paragraf, kemudian klik tiga kali maka
seluruh paragraf akan terpilih. Dan untuk memilih seluruh karakter, pilih tab home
kemudian pada ribbon pilih select > select all.
• Menghapus karakter
Penghapusan karakter dapat menggunakan tombol Del dan Backspace pada
keyboard. Perbedaan diantara keduanya adalah:
o Apabila titik sisip berada di belakang karakter yang akan dihapus,
gunakan tombol Del pada keyboard.
o Apabila titik sisip berada di depan karakter yang dihapus, tekan tombol
Backspace pada keyboard.
• Menggunakan perintah Copy, Cut, dan Paste
Perintah Copy dan paste mempunyai kaitan. Perintah Copy digunakan untuk
menggandakan karakter yang terpilih untuk kemudian menempatkannya pada posisi
lain, perintah Paste adalah untuk menempatkan hasil pengoperasian perintah tersebut
ke tempat yang baru. Perintah Cut digunakan untuk memotong karakter yang
terpilih untuk kemudian dipindahkan. Perintah Cut juga memerlukan perintah Paste
untuk menempatkan hasil ke tempat yang baru. Bedanya dengan perintah Copy
adalah perintah Cut akan menghapus karakter yang berada pada posisi aslinya,
sedangkan perintah Copy tidak menghapus karakter pada posisi asli. Perintah Copy,Cut, dan Paste juga berlaku antar dokumenV.
Menggunakan penomoran dan penandaan
Seringkali di dalam dokumen dijumpai penulisan teks dengan penomoran
(numbering) dan penandaan (bullet). Program MS Word menyediakan fasilitas
Bullet and Numbering untuk membuat variasi teks. Dalam program word 2007 ini
fasilitas Bullet and Numbering dapat dipilih pada Ribbon Home.

MICROSOFT EXCEL
Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007 .
Sebelum mulai memasuki pembahasan Microsoft Excel, ada baiknya kita mengenal lebih dulu bagaimana tampilan Microsoft Excel itu, beserta beberapa istilah-istilah umum yang akan digunakan.
1. Row Heading
Row Heading (Kepala garis), adalah penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif. Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel adalah 65.536 baris.
2. Column Heading
Column Heading (Kepala kolom), adalah penunjuk lokasi kolom pada lembar kerja yang aktif. Sama halnya dengan Row Heading, Column Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Kolom di simbol dengan abjad A – Z dan gabungannya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB s/d AZ lalu kolom BA, BB s/d BZ begitu seterus sampai kolom terakhir yaitu IV (berjumlah 256 kolom). Sungguh suatu lembar kerja yang sangat besar, bukan. (65.536 baris dengan 256 kolom).
3. Cell Pointer
Cell Pointer (penunjuk sel), adalah penunjuk sel yang aktif. Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris. Sel diberi nama menurut posisi kolom dan baris. Contoh. Sel A1 berarti perpotongan antara kolom A dengan baris 1.
4. Formula Bar
Formula Bar, adalah tempat kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar dapat diketikkan =A1+B1 .

Menggerakkan Penunjuk Sel (Cell Pointer)

Cell Pointer berfungsi untuk penunjuk sel aktif. Yang dimaksud dengan sel aktif ialah sel yang akan dilakukan suatu operasi tertentu. Untuk menggerakan ponter dengan Mouse dapat dilakukan dengan meng-klik sel yang diinginkan. Untuk sel yang tidak kelihatan kita dapat menggunakan Scroll Bar untuk menggeser layar hingga sel yang dicari kelihatan lalu klik sel tersebut. Untuk kondisi tertentu kita lebih baik menggunakan keyboard. Berikut daftar tombol yang digunakan untuk menggerakan pointer dengan keyboard :
Tombol Fungsi
← ↑ → ↓ Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
Tab Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Format Worksheets
MENAMBAHKAN BORDER DAN COLOR
Kita dapat menambahkan border pada lembar kerja kita. Caranya adalah dengan memblok terlebih dahulu cell yang akan kita beri border, kemudian klik tombol pada tab home

Kemudian pilihlah jenis border yang diinginkan.
Microsoft Excel 2007 menyediakan pula style border yang dapat langsung kita gunakan. Untuk menggunakannya klik tombol CELL STYLES pada tab home
o Menggunakan Fungsi
Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan membantu dalam proses perhitungan. kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().

Beberapa Fungsi yang sering digunakan:
1. Fungsi Average(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum penulisannya adalah =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
2. Fungsi Logika IF(…)
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut ;
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari > Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan >= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
3. Fungsi Max(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
4. Fungsi Min(…)
Sama halnya dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data numerik.
5. Fungsi Sum(…)
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan.
6. Fungsi Left(…)
Fungsi left digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kiri, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.
7. Fungsi Mid(…)
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sebagian karakter bagian tengah dari suatu teks. Bentuk umum pemakaian fungsi ini adalah =MID(text,start_num,num_chars). Artinya mengambil sejumlah karakter mulai dari start_num, sebanyak num_char.
8. Fungsi Right(…)
Fungsi ini merupakan kebalikan dari fungsi left, kalau fungsi left mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri, maka fungsi mengambil sejumlah karakter dari sebelah kanan teks.. Bentuk umum penulisannya adalah =RIGHT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kanan, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu tabel secara horizontal (VLOOKUP) atau secara vertikal (VLOOKUP). Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :
=HLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Row_index_num,…)
=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num,…)
Dari rumus diatas, dapat dilihat bahwa bedanya hanya pada nomor indeksnya saja, kalau kita pakai HLOOKUP, maka digunakan nomor indeks baris (Row_index_num), tapi kalu pakai VLOOKUP digunakan nomor indeks kolom (Col_index_num). Nomor indeks adalah angka untuk menyatakan posisi suatu kolom/baris dalam tabel yang dimulai dengan nomor 1 untuk kolom/baris pertama dalam range data tersebut.

MICROSOFT POWER POINT

Micorosoft PowerPoint 2007 adalah program aplikasi untuk membuat
presentasi secara elektronik yang handal. Presentasi Power Point dapat terdiri dari
teks, grafik, objek gambar, clipart, movie, suara dan objek yang dibuat program lain.
Program ini pun dapat dicetak secara langsung menggunakan kertas, atau dengan
menggunakan transparansi untuk kebutuhan presentasi melalui Overhead, serta
dapat dicetak untuk ukuran slide film. Apabila dibutuhkan dibagikan kepada audiens
sebagai bahan pendukung dalam presentasi, maka kita dapat mencetaknya seperti
notes, handout dan outline. Kita juga dapat menampilkan presentasi secara online
baik melalui internet maupun intranet.
Tampilan Ms. PowerPoint 2007 mengalami perubahan yang cukup signifikan
dibandingkan versi sebelumnya. Pada dasarnya semua tools yang ada pada Ms.
PowerPoint 2007 juga ada versi yang belumnya, tetapi tampilannya sangat berbeda
dan terdapat beberapa fitur tambahan. Jika Anda telah menguasai Ms. PowerPoint
sebelumnya, maka Anda akan lebih mudah untuk mempelajari kembali
penggunannya pada Ms. PowerPoint 2007.
1.1. Mengaktifkan Ms. PowerPoint
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan Ms. Power Point 2007
yang ada di komputer Anda.. Pengaktifan Ms. Power Point 2007 ini bisa dilakukan
dengan langkah berikut :
• Klik START, pilih Program, pilih Microsoft Office, dan kemudian klik Power Point.
Start Program Microsoft Office Micorosoft Office
PowerPoint 2007
Posisi menu bisa saja tidak sama antara satu komputer dengan komputer
Fungsi dari Tools dalam Ms. PowerPoint 2007
Terdapat perbedaan istilah yang digunakan Ms. PowerPoint 2007 dibandingkan
versi sebelumnya, antara lain penggunaan istilah Ribbon Tabs untuk menggantikan
menubar dan Ribbon untuk kumpulan toolbar (tools group).
Fungsi Utama Tombol Ms. Office (Ms. Office Button)
Ms. Office Button berisi fungsi-fungsi utama dari File, antara lain : New, Open,
Save, Save as, Prit, Prepare, Send & Publish.
Quick Access Toolbar berisi shortcut untuk fungsi Save, Undo, and Repeat.
Shortcut ini dapat ditambah dengan mengklik panah di sebelah kanan.
Ribbon Tabs
Setiap Ribbon Tab akan menampilkan Ribbon yang berisi beberapa set dari Tool
Groups. Ribbon tabs dalam Ms. PowerPoint 2007 antara lain : Home, Insert, Design,
Animations, Slide Show, Review, dan View
Dialog Box Launcher
Apabila Anda meng-klik Dialog Box Launcher berupa panah kecil di sudut
sebalah kanan bawah tools Group, maka akan teruka Dialog Box yang mempunyai
pilihan dan setting dari toolgroup tersebut.

1. PowerPoin Presentation, Anda dapat menyimpan dokumen yang anda buat
sesuai dengan format Ms. PowerPoint 2007 (*.pptx)
2. PowerPoint Show, Anda menyimpan dokumen yang Anda buat dimana jika
Anda mengaktifkannya maka akan terbuka sebagai tampilan Slide Show.
3. PowerPoint 97-2003 Presentation, Menyimpan copy dari presentasi yang
anda buat dengan format yang dapat dibuka di PowerPoint 97-2003.
4. Find Add-Ins for other file format, Anda dapat menyimpan dokumen yang
Anda buat dalam bentuk file formet yang lain, misalkan pdf dan xps.
5. Other Formats, membuka dialog box Save as, untuk memilih dari semua tipe
file format yang tersedia atau memungkinkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar